Di Indonesia, tren lift rumah (home elevator) semakin populer seiring meningkatnya hunian multigenerasi—orang tua, anak, hingga kakek-nenek tinggal dalam satu atap. Kehangatan ini membawa kebersamaan, namun juga tantangan mobilitas, keamanan, dan kenyamanan. Dengan home elevator modern, setiap generasi dapat bergerak bebas dan aman, tanpa hambatan tangga, sekaligus meningkatkan nilai properti jangka panjang.
Untuk mengetahui tren lift rumah di 2026, baca juga Lift Rumah Terbaik 2026 : Aman, Stylish dan Siap untuk Masa Depan
Menurut Pew ResearchCenter, 20% populasi AS tinggal di rumah multigenerasi pada 2016 (64 juta
orang), menunjukkan tren global kebutuhan hunian ramah aksesibilitas.
|
Faktor |
Screw-Driven Cibes |
Hidrolik/Traction Konvensional |
|
Daya Motor |
1,5 kW (hemat energi) |
Hingga 5,5 kW (boros energi) |
|
Kebutuhan Ruang |
1–1,5 m², tanpa shaft |
>2 m², perlu shaft beton + pit |
|
Kebisingan |
50–55 dB (senyap) |
>60 dB (bising) |
|
Umur Pakai |
20+ tahun |
7–15 tahun |
|
Keamanan |
Sertifikasi Eropa |
Tidak selalu standar |
|
Hidden Cost |
Tidak ada |
Shaft, ruang mesin, oli, renovasi |
Apakah lift rumah (home elevator) aman untuk anak dan lansia?
Ya. Dilengkapi sensor, pintu otomatis, dan sistem self-locking.
Apakah bisa dipasang di rumah lama?
Bisa. Screw-driven Cibes dapat dipasang tanpa renovasi besar.
Berapa konsumsi listrik home elevator?
Premium screw-driven hanya 1,5 kW, setara dengan penggunaan microwave rumah tangga.
Berapa lama umur pakai home elevator?
Dengan perawatan rutin 2–4 kali per tahun, Cibes HomeLift dapat bertahan lebih dari 20 tahun tanpa perlu modernisasi besar.